Month: January 2018

Benarkah eSport akan Menjadi Salah Satu Cabang Olahraga di Asian Games 2018?

Dunia olahraga kini sudah mulai bertumpu pada teknologi terkini. Terbukti dari kemunculan eSport, olahraga elektronik yang utamanya memanfaatkan komputer ataupun smartphone untuk memainkannya. Di Indonesia, eSport sudah masuk cukup lama. Bahkan demi menaungi pencinta eSports Indonesia, sudah ada lembaga resmi yang mendukungnya, yaitu IeSPA ( Indonesia eSport Association ).

Selama ini,  eSport masih dipandang sebagai hobi semata. Pasalnya, berlama-lama di hadapan gawai ataupun komputer hanya untuk bermain game kerap dinilai sebagai aktivitas yang kurang produktif dan hanya membuang-buang waktu.

Fakta berbicara sebaliknya; eSport semakin ditekuni secara serius bahkan menawarkan peluang kemenangan dan pundi-pundi uang, terbukti dari adanya turnamen-turnamen eSport di berbagai negara termasuk Indonesia. Meski penyelenggaranya masih terbatas oleh pihak swasta saja, tetapi tetap membuktikan banyaknya peminat eSport di seluruh dunia. Adapun game yang kerap dipertandingkan, seperti . Hon, LOL, Counter Strike Online, Mobile Legend, dan FIFA 2017.

Esports Competition
Sumber: blksport.com

Olimpic Council Asia Pastikan eSport akan Digelar di Asian Games 2018

Kabar tentang eSport yang akan dijadikan cabang baru pada ajang Asian Games 2018, menjadi angin segar bagi para gamers. Bukan isapan jempol belaka, kabar tersebut dibenarkan oleh pihak Olimpic Council Asia (OCA). Keberhasilan membawa eSport ke Asian Games 2018 juga tidak lepas dari dukungan E-commerce raksasa Alibaba.

Adapun pencinta eSport Indonesia patut bersukacita, karena Asian Games 2018 akan dihelat di Jakarta dan Palembang. Tentu para atlet eSports Indonesia tidak ingin ketinggalan untuk berpartisipasi, bukan.

Tipe Game yang Dipertandingkan

Pada Asian Games nanti, rencananya ada dua tipe game yang dipertandingkan. Pertama, MOBA, tipe game multiplayer yang mengusung pertempuran dan memiliki karakter ‘hero’; contohnya DOTA 2 dan League of Legends (Lol). Kedua, RTS, tipe game yang sarat dengan permainan taktik dan strategi; contohnya adalah Starcraft 2. Satu lagi game pilihan yang turut dipertandingkan, yaitu FIFA 2017—game sepak bola terbaik yang mengunakan Frosbite Engine, sehingga unggul dari segi grafis.

eSport Hanya Sebagai Cabang Ekshibisi

Pada ajang Asian Games 2018, eSport hanya sebagai cabang ekshibisi atau hiburan sekaligus perkenalan. Dalam artian, kompetisi eSport tersebut bukan untuk meraih medali. Namun, jangan berkecil hati. Sebagaimana prosedur yang sudah ada, jenis olahraga baru memang harus didemonstrasikan terlebih dahulu sebelum akhirnya menjadi olahraga resmi yang memperebutkan medali. Kabar gembiranya, eSport akan menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di Asian Games 2022 kelak.

Masih sebagai olahraga demonstrasi, sebelumnya,eSport juga pernah dipertandingkan pada 5th Asian Indoor and Martial Art Games ( 5th AIMAG ) yang berlangsung di Ashgabat Turkmenistan. Pun pada AIMAG 2013 yang digelar di Incheon.

Siapkah Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games Khususnya di Cabang eSport?

Permasalahannya, apakah Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games kali ini sudah siap dengan adanya rencana cabang baru yaitu eSport? Selayaknya pihak Indonesia mempersiapkan fasilitas dan insfrastruktur, serta menjaring sejak dini para atlet eSport. Toh, selama ini banyak anak muda yang suka bahkan fanatik memainkan game. Rasanya tidak sulit jika pemerintah menjaring para gamers berbakat.

Semoga penyelenggaraan eSport pada Asian Games 2018 di Indonesia, dapat terealisasi dengan baik. Pun semakin memicu pemerintah untuk serius mencetak bibit-bibit atlet eSport profesional. Nah, bagi para pemain eSports Indonesia terutama yang sudah berpengalaman dalam mengikuti berbagai turnamen, tunggu saja kabar dan informasi selanjutnya ya!

Start reading Benarkah eSport akan Menjadi Salah Satu Cabang Olahraga di Asian Games 2018?